Tampilkan postingan dengan label Tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tradisional. Tampilkan semua postingan

URANG SUNDA Bag.2

Oktober 24, 2014


Setelah dalam tulisan sebelumnya mengulas karakteristik Urang Sunda melalui tokoh-tokoh sastra seperti si Kabayan, Sangkuriang dan lain sebagainya, kini bagaiamana sebetulnya karakteristik Urang Sunda itu jika dilihat dari tokoh-tokoh sejarah yang memang berasal dari tatar sunda. Walaupun dalam riwayat hidup mereka yang berredar di masyarakat terdapat hal-hal yang diragukan kebenarannya karena tidak dapat ditentukan apakah benar secara historis ataukah hanya imajinasi cerita sejarah itu saja, namun ada bukti-bukti sejarah yang menjadi saksi bahwa mereka memang pernah hidup di dunia nyata, maksudnya walaupun ada riwayat-riwayat mereka yang tidak didukung bukti sejarah, namun sebagian besar lainnya adalah fakta sejarah. 

Dewi Sartika

Dalam Ensikloped Umum disebutkan bahwa Dewi Sartika adalah “Raden Ajeng Kartininya Jawa Barat” maka sudah barang tentu jasa—jasa Dewi Sartika terhadap bangsanya sudah diakui secara resmi. Dia diangkat sebagai pahlawan nasional dan dianggap sebagai pelopor pendidikan wanita. Akan tetapi penyebutan Dewi Sartika sebagai Kartini nya Jawa Barat sudah barang tentu itu melecehkan. Meskipun sama-sama bercita-cita hendal memajukan wanita pribumi namun R.A Kartini dan Raden Dewi Sartika berangkat dari titik yang berbeda dan menggunakan sarana yang berbeda pula. 

Bandros Riwayatmu Kini

Juli 21, 2014
Bandros/Kue Pancong
Bandros, ya begitulah orang sunda mengenalnya. Berbentuk setengah lingkaran yang terbuat tepung beras, santan, parutan kelapa dan garam ini amat sangat nikmat jika disajikan selagi hangat di temani dengan segelas teh hangat ataupun segelas kopi hitam, sungguh pas untuk menemani sore hari anda.

Sayangnya tidak jelas darimana asal-usul panganan nikmat nan gurih ini berasal, serta tidak jelas juga bagaimana asal muasal panganan ini tercipta. Bandros sendiri di beberapa daerah di Indonesia memiliki berbagai macam sebutan, seperti di Jakarta panganan in dikenal dengan sebutan kue pancong, di daerah Jawa Tengah dikenal dengan nama kue Gandos, kue Rangin di Surabaya, Tratak Jaran di Bojonegoro dan kue Daluman di Bali. 
Gambar tema oleh Sookhee Lee. Diberdayakan oleh Blogger.